diposkan pada : 21-05-2020 12:35:56 Manfaat bermain di Sentra Bahan Alam

Manfaat Bermain di Sentra Bahan Alam


Sekali dalam seminggu, di TK Islam AhzaNazifa para murid di jadwalkan untuk bermain di Sentra Bahan Alam.
Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman pada anak untuk bereksplorasi dengan berbagai materi, misal air, playdough, lilin, pasir. (oleh sebab itu, setiap anak diwajibkan membawa pakaian ganti)
Di sentra main air secara tidak langsung anak belajar sambil bermain konsep warna, serta pencampuran warna, di main pasir anak akan belajar konsep kasar dan halus serta membangun imajinasi anak dalam membentuk pasir.

Kegiatan yang dilakukan anak akan menambah pengetahuan baginya. Apabila anak diberi kesempatan untuk
berhubungan dengan berbagai jenis bahan, berbagai alat main, juga bebas bergerak di halaman dengan
aman dan nyaman, maka semua ini akan mendukung setiap tahap perkembangannya.

Anak – anak pasti senang bermain air, pasir atau lumpur. Seharusnya orang dewasa memberikan
tempat yang aman dan nyaman untuk mereka bisa bermain. Orang dewasa menyiapkan wadah juga alat
main yang berhubungan dengan air, pasir atau lumpur. Perlu diperhatikan juga pendampingan
penuh orang dewasa saat mereka bermain air, pasir, atau lumpur.

Saat anak bermain air menggunakan teko dan botolair mineral bekas. Mereka menuang dari teko ke botol,
mengisi botol penuh atau setengah.
Orang dewasa yang mendampingi akan bicara, “Wah air dari teko berpindah ke dalam botol, sekarang tekonya kosong. Lihat, ada botol yang isi penuh, ada botol yang isi setengah.”
Anak-anak mengenal volume dari satu kegiatan main air. Lalu air dalam botol diberi warna. Satu botol
berwarna merah. Satu botol berwarna biru.
Kemudian anak menuang air berwarna merah dan menuang air berwarna biru ke dalam satu wadah.
“Wah, ada warna baru yang dihasilkan dari campuran air berwarna biru dan air berwarna merah,
sekarang airnya berwarna apa ya?”
orang dewasa yang mendampinginya pun bertanya. Anak pun melakukan percobaan sains sederhana. Saat bermain pasir dan lumpur anak bisa mendapat pengetahuan tentang tekstur lembut dan kasar. Apabila lumpur dicetak kemudian dikeringkan, anak akan belajar tentang perubahan bentuk dari cair ke bentuk padat. Sains sederhana dari lingkunga  sekitarnya.

Subhanallah, dari kegiatan main air dan lumpur yang terlihat sepele saja anak mendapat pengetahuan
luar biasa.
Masihkah akan abai pada perkembangan anak hanya karena tidak mau repot maupun kotor?
Bila campur tangan orang dewasa berlebihan dalam melindungi anak, maka anak tidak dapat
mengembangkan perasaan mampu. Anak-anak kita mampu menjadi anak-anak yang cerdas. Lalu,
mampukah kita menjadi orangtua yang cerdas?

disadur dan di rangkum dari berbagai sumber.

info lebih lanjut soal TK ISLAM AHZA NAZIFA bisa klik disini